‹ Kembali
Hukum

Menerjemahkan Harapan Alfred Nobel

Sumber: Media Indonesia · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam penganugerahan Nobel Perdamaian 2026 kepada Navanethem 'Navi' Pillay.
  • Trump juga menjatuhkan sanksi keras untuk melumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
  • Trump mengeklaim berhak atas Nobel karena berhasil menengahi perjanjian internasional dan menghentikan perang.
  • Penerima Nobel Perdamaian dipilih berdasarkan wasiat Alfred Nobel pada 1895 di Paris.
  • Komite Nobel Norwegia memperluas kriteria Nobel Perdamaian mencakup HAM, demokrasi, krisis iklim, dan bantuan kemanusiaan.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Boboho Ungkap Pembicaraan dengan Om Febrie Adriansyah (JPNN · 6 menit lalu)Polri Dorong Legalitas Debt Collector untuk Cegah Premanisme | LPP RRI (RRI · 10 menit lalu)Rebut Kursi Parlemen Israel, Ini Alasan Yahudi Mantan Polisi Gabung Partai Islam di Pemilu (iNews · 13 menit lalu)58 WNI Jadi Korban Janji Gaji Tinggi Tentara Rusia, Ada Eks TNI dan Polri (Detik · 22 menit lalu)