‹ Kembali
Politik

Kritik terhadap Gibran Ramai di Medsos, Pengamat: Belum Tentu Cerminkan Suara Mayoritas

Sumber: Sindonews · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Kritik terhadap Gibran ramai di media sosial, dinilai belum tentu mencerminkan suara mayoritas.
  • Chamad Hojin menyebut karakter media sosial memudahkan konten kontroversial menyedot perhatian.
  • Elektabilitas Gibran mencapai 8,4 persen menurut SMRC Oktober 2026.
  • Putusan MA mengabulkan kasasi gugatan pembatalan suket ijazah Gibran, nomor 742 K/TUN/2026.
  • Meningkatnya perhatian publik tidak otomatis menghasilkan dukungan politik.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Senat UPNVJ minta Kemdiktisaintek beri kepastian pemilihan rektor (Antara · 3 menit lalu)Popularitas Trump Anjlok, Republik Masih Punya Senjata Rahasia: Uang! (CNBC Indonesia · 4 menit lalu)Kreativitas Fiskal Jadi Kunci Pembangunan Daerah (CNBC Indonesia · 12 menit lalu)Kemenag beri bantuan pendampingan bagi pesantren yang belum terdaftar (Antara · 13 menit lalu)