‹ Kembali
Nasional

Kebiasaan tersenyum tak hanya meningkatkan suasana hati

Sumber: Antara · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Tersenyum dapat memengaruhi kadar kortisol dan zat kimia otak seperti endorfin, dopamin, dan serotonin.
  • Senyuman mengurangi detak jantung dan respons stres fisiologis saat pemulihan.
  • Tersenyum memengaruhi emosi dan bisa menjadi bagian dari strategi menghadapi depresi atau kecemasan.
  • Memaksakan senyuman bisa memicu ketidaknyamanan dan membuat orang merasa kehilangan kendali.
  • Tersenyum saat diskusi sensitif mungkin membantu meredakan ketegangan di keluarga.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Militer AS: Lebih dari 95 persen kapal lewati Selat Hormuz dengan aman (Antara · 5 menit lalu)Rumah Mewahnya Bermasalah, Tasya Farasya Sindir Ahmad Assegaf yang Diduga Ambil Banyak Keuntungan (Tribunnews · 21 menit lalu)Hak Peserta dalam Pemisahan Unit Syariah Asuransi (Republika · 22 menit lalu)Waspada QRIS Terhubung Judol, Begini Modusnya (CNN Indonesia · 23 menit lalu)