‹ Kembali
Ekonomi

Mineral Kritis Jadi Peluang Indonesia Naik Kelas dalam Rantai Pasok Global

Sumber: Sindonews · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Hilirisasi mineral kritis membuka peluang Indonesia meningkatkan nilai tambah industri dan memperkuat posisi dalam rantai pasok global.
  • Bijih nikel senilai 30 dolar AS per ton dapat meningkat menjadi 3.628 dolar AS per ton setelah diolah menjadi MHP.
  • Rachmat Kaimuddin menyatakan kapasitas pengolahan saja tidak cukup, diperlukan investasi terkoordinasi dan rantai pasok tangguh.
  • Indonesia merupakan produsen nikel tambang terbesar dunia pada 2024 dengan kontribusi sekitar 62 persen produksi global.
  • DEN memperkirakan nilai ekspor produk hilirisasi Indonesia mencapai 50 miliar dolar AS hingga akhir 2026.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Menkeu Ingin Seluruh Masyarakat Punya Rekening Bank, Ini Alasannya (Republika · 2 menit lalu)Pramono Sebut Ekonomi Kreatif Sumbang Rp410 Triliun bagi Jakarta | LPP RRI (RRI · 4 menit lalu)Pemprov Jakarta Beri Keringanan Pajak 50 Persen untuk Industri Perfilman | LPP RRI (RRI · 4 menit lalu)Kemendag Andalkan Jaringan di 33 Negara untuk Bawa Produk Lokal ke Pasar Global | LPP RRI (RRI · 4 menit lalu)