‹ Kembali
Ekonomi

Menperin dorong penguatan ekspor pati sagu Indonesia ke Jepang

Sumber: Antara · 43 menit lalu
Recap • TITIR
  • Peneliti Jepang Komatsuzaki Yoshihisa memaparkan tantangan tata kelola pertambangan di Indonesia.
  • Fenomena kutukan sumber daya terjadi karena konsentrasi keuntungan pada korporasi dan kelompok kepentingan tertentu.
  • Tantangan terjadi karena keterbukaan dokumen kontrak dan verifikasi kepemilikan manfaat akhir masih rendah.
  • EITI dan NRGI menjadi kerangka internasional untuk menilai kualitas pengelolaan sumber daya alam.
  • Sentralisasi perizinan pertambangan tidak menyelesaikan masalah tata kelola di tingkat lokal.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Canton Fair 2026 catat rekor jumlah pembeli asing (Antara · 5 menit lalu)Pemerintah Serahkan DIM RUU Perampasan Aset Ke DPR (CNBC Indonesia · 6 menit lalu)Mutiara petik pelajaran berharga dari debut Super 500 (Antara · 7 menit lalu)Ekonomi Bali-Nusra tumbuh tertinggi 6,08 persen, ditopang pertambangan (Antara · 8 menit lalu)