‹ Kembali
Kesehatan

BPOM-WHO gelar lokakarya kuatkan pengawasan obat bahan alam

Sumber: Antara · 59 menit lalu
Recap • TITIR
  • BPOM dan WHO mengadakan Workshop on Risk-Based Sampling for Post-Market Control of Traditional Medicines and Health Supplements di Jakarta.
  • Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebut lokakarya dua hari itu memperkuat transformasi pengawasan melalui pendekatan risk-based sampling yang strategis dan berbasis bukti.
  • Sebanyak 10.639 dari sekitar 27.264 produk obat tradisional dan suplemen kesehatan berizin edar telah dilakukan sampling.
  • Representatif WHO Indonesia Liyana Rakinaturia menyatakan pendekatan berbasis risiko memastikan sumber daya digunakan tepat sasaran.
  • Narasumber lain adalah Eunkyung Han dari WHO Western Pacific dan Wong Lai Lai dari Government Chinese Medicines Testing Institute Hong Kong.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Persiapan Haji dan Umrah, Habib Ja’far Ingatkan Pentingnya Proteksi Keuangan Keluarga (Republika · 17 menit lalu)Pukul 10 Malam Waktu Ideal untuk Tidur demi Kesehatan Jantung (Media Indonesia · 59 menit lalu)Gangguan Saraf tidak Hanya Stroke, Masalah Tidur hingga Daya Ingat Perlu Diperhatikan (Media Indonesia · 1 jam lalu)Libya terima pengakuan dari WHO atas status bebas polio (Antara · 1 jam lalu)