Nasional
Paradoks energi hijau di tanah yang terbakar
Antara · 44 menit lalu
Sumber: Antara · 44 menit lalu
Recap • TITIR
- Hingga 2 November 2026, 742 hektare lahan terbakar di Indonesia.
- Bara api di bawah permukaan gambut masih berisiko menyala kembali.
- Karhutla sering disebut akibat musim kemarau dan El Niño.
- Produksi biodiesel terkait deforestasi dan pembakaran lahan.
- Karhutla terkait kepentingan ekonomi dan politik, bukan hanya cuaca.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.