BGN mengefisienkan biaya operasional dan mengoptimalkan skema insentif SPPG untuk memperkuat tata kelola pembiayaan Program Makan Bergizi Gratis.
Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyatakan penataan pembiayaan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan tidak melampaui pagu APBN.
Pagu anggaran makanan ditetapkan Rp13.000 untuk porsi kecil dan Rp15.000 untuk porsi besar, dengan biaya operasional dapur maksimal Rp3.000 per penerima manfaat.
Skema insentif mitra berubah dari tarif harian tetap Rp6.000.000 menjadi Rp2.000 per penerima manfaat, dan komponen kendaraan tidak lagi diperhitungkan.
Sebelumnya skema operasional memakai mekanisme at cost tanpa plafon sehingga berpotensi melampaui pagu anggaran negara.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.