‹ Kembali
Politik

Strategi Merawat Demokrasi yang Terluka

Sumber: Media Indonesia · 22 jam lalu
Recap • TITIR
  • Jakarta Post 24 Oktober 2026 mengangkat dilema intelektual yang masuk lingkar kekuasaan dalam artikel "Dissent in the Halls of Power".
  • Ujian intelektual bukan hanya keberanian mengkritik dari luar, tetapi menjaga independensi setelah mendapat akses ke dalam.
  • Demokrasi butuh ruang kritik berbasis bukti, partisipasi warga, dan koreksi agar tidak mengalami kemunduran.
  • Puleo dan Coman dalam Acta Politica 2025 membedakan oposisi, kontestasi, dan resistensi terhadap pemerintah.
  • Kritik terhadap kebijakan tidak identik dengan penolakan sistem, dan membela demokrasi bukan tindakan antipemerintah.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Indonesia dan Singapura Rancang Satgas Gabungan Tangani Karhutla (Tribunnews · 31 menit lalu)Pemkab Aceh Selatan Jamin Kebutuhan Dasar Pengungsi Banjir Trumon Terpenuhi (Republika · 45 menit lalu)Skandal Listyo Sigit Meledak, Pengakuan Megawati Kembali Viral: Saya Orang Paling Disadap... (Warta Ekonomi · 52 menit lalu)Bertemu Prabowo, Gubernur Mualem Bahas Bendera dan Otsus Aceh (Detik · 59 menit lalu)