Kesehatan
Budidaya sapi eksotik jadi primadona baru peternak NTB
Antara · 1 jam lalu
Sumber: Antara · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Disnakeswan NTB menyebut budidaya sapi eksotik menjadi primadona baru karena permintaan pasar tinggi dan keuntungan lebih besar.
- Kepala Disnakeswan NTB Muhammad Riadi menyatakan peternak mulai melirik Brahman Cross, Simental, Limosin, hingga Belgian Blue.
- Sapi eksotik dikembangkan melalui pemeliharaan murni maupun persilangan dengan sapi Bali untuk pertumbuhan bobot optimal.
- Pertumbuhan bobot sapi eksotik mencapai 1,5 kilogram per hari, lebih tinggi dari sapi Bali sekitar 0,9 kilogram per hari.
- Potensi keuntungan tambahan penggemukan sapi eksotik mencapai sekitar Rp2 juta per ekor dalam satu siklus.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.