‹ Kembali
Kesehatan

Ketika Gen, Bedah Robotik, dan Artificial Intelligence Mengubah Pengobatan Kanker

Sumber: Media Indonesia · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Angka kematian kanker di Amerika Serikat menurun 34% antara 1991 dan 2023, salah satunya karena kemajuan pengobatan.
  • Pengobatan kanker kini mengarah ke terapi presisi, operasi minimally invasive dengan bantuan robot, dan AI sebagai standar analisis.
  • Terapi presisi dimulai dari penemuan gen BRCA1 oleh Yoshio Miki dan BRCA2 oleh Richard Wooster pada 1995.
  • Bedah robotik Da Vinci memperoleh izin FDA Amerika Serikat pada Juli 2000 dan terus meluas indikasinya.
  • Di Indonesia, telesurgery pernah didemokan dengan dokter di Bali mengendalikan robot pada pasien di Jakarta.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

10 Makanan untuk Mengatasi Perut Kembung dengan Cepat (JPNN · 1 jam lalu)4 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Sindrom Iritasi Usus (JPNN · 1 jam lalu)RS Polri Temukan Tanda Kekerasan pada Jasad Balita di Jaksel (Media Indonesia · 7 jam lalu)Pengeluaran untuk Kerap Rokok Lebih Tinggi Dibandingkan Makanan Bergizi (JPNN · 8 jam lalu)