‹ Kembali
Ekonomi

Jika Dipungut Pajak, Pedagang Warteg Berpotensi Gulung Tikar

Sumber: Republika · 57 menit lalu
Recap • TITIR
  • Pengusaha warteg menolak wacana pengenaan pajak terhadap transaksi tunai di usaha mereka.
  • Pemilik Warteg Sedayu Bahari, Kusnanda (31 tahun), menegaskan penolakan karena kondisi ekonomi sedang tidak baik.
  • Omzet warteg menurun dari Rp 3 juta per hari menjadi rata-rata Rp 2 juta.
  • Pajak berpotensi menaikkan harga seporsi makanan dari Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu.
  • Kusnanda meminta pemerintah mengkaji ulang wacana pajak karena berdampak pada gulung tikar.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

BI: Berlanjutnya surplus neraca dagang di September topang eksternal (Antara · 5 menit lalu)BPS: Cabai dan tomat picu inflasi di Jabar, namun masih terkendali (Antara · 5 menit lalu)Airlangga: Pemerintah tak khawatir inflasi Oktober 3,23 persen (Antara · 10 menit lalu)Penguatan Organisasi Didorong Melalui Peningkatkan Kinerja dan Kelola Aset (Media Indonesia · 12 menit lalu)