‹ Kembali
Nasional

Warisan Budaya Tak Benda: Menelusuri Jejak Manuk Nom, Kuliner Keraton Yogyakarta Padukan Tape dan Emping

Sumber: Berita Jatim · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Manuk Nom adalah puding tradisional dari Keraton Yogyakarta dengan bahan tape ketan hijau dan telur.
  • Puding ini disajikan seperti burung muda, dengan emping melinjo sebagai sayap.
  • Manuk Nom berkembang di Keraton Yogyakarta dari masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VII hingga VIII.
  • Hidangan ini mencerminkan akulturasi budaya Jawa dan Belanda pada masa 1877–1939.
  • Jejak resep Manuk Nom ditemukan dalam buku Belanda De Kookgids voor Huisvrow tahun 1930.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Visa Schengen Berlaku Berapa Lama? Ini Jenis dan Aturan Masa Tinggalnya (CNN Indonesia · 4 menit lalu)Klasemen Super League: Tinggal Satu yang Belum Pernah Menang (JPNN · 5 menit lalu)Juventus Hajar Napoli, Spalletti Malah Sentil Suporter Sendiri (iNews · 7 menit lalu)Sejarah tak sekadar berarak di jalanan (Antara · 12 menit lalu)