Dunia
Hate paper straws? Asia’s new alternatives are another eco trap
South China Morning Post · 1 jam lalu
Sumber: South China Morning Post · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Penelitian baru dari Korea Selatan menemukan straw plastik konvensional lebih baik dibandingkan kertas dan alternatif lainnya.
- Chloe Tan Zi Ling, staf penerbangan Singapura berusia 35 tahun, menyebut straw kertas tidak praktis karena lunak sebelum selesai minum.
- Chloe Tan Zi Ling menambahkan bahwa alternatif logam yang bisa digunakan kembali meninggalkan rasa tidak menyenangkan di mulutnya.
- Kebingungan ini mencerminkan perdebatan lebih luas mengenai perpindahan Asia dari straw plastik.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.