Dunia
Burnham opens door to formal apology for Britain’s slave trade
Al Jazeera · 1 jam lalu
Sumber: Al Jazeera · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Perdana Menteri Inggris Burnham membuka peluang permintaan maaf resmi atas perdagangan budak Inggris.
- Burnham menolak reparasi finansial meski ada tuntutan lama dari Karibia.
- Berita ini dipublikasikan Al Jazeera pada 31 Oktober 2026.
- Topik perdagangan budak masuk kategori Slavery di Al Jazeera.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.