Ekonomi
YLKI Nilai PPN Pembalut Bebani Perempuan Berpenghasilan Rendah | LPP RRI
RRI · 59 menit lalu
Sumber: RRI · 59 menit lalu
Recap • TITIR
- Pajak Pertambahan Nilai 11 persen terhadap pembalut wanita menjadi sorotan publik.
- Kebijakan itu dinilai menambah beban pengeluaran perempuan berpenghasilan rendah.
- Andjani Widya dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia menilai pengenaan PPN pembalut kurang adil.
- Pembalut disebut sebagai kebutuhan biologis perempuan.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.