‹ Kembali
Ekonomi

Akademisi ingatkan regulasi AI jangan sampai hambat investasi

Sumber: Antara · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Akademisi UGM Dedy Permadi mengingatkan pemerintah agar regulasi AI tidak menghambat investasi asing, termasuk dari Korea Selatan.
  • Dedy menilai regulasi AI yang terlalu ketat berpotensi berdampak pada sektor perdagangan, energi dan mineral, serta investasi.
  • Dedy menyebut Readiness Assessment Methodology UNESCO dapat menjadi acuan penyusunan dua rancangan peraturan presiden terkait etika AI dan peta jalan AI.
  • Kebijakan lokalisasi data dinilai dapat mempengaruhi iklim investasi industri pusat data karena investor mempertimbangkan ketentuan penyimpanan data.
  • Pemerintah menyiapkan perpres AI karena prosesnya lebih cepat, sementara Indonesia dan Korea Selatan menyepakati kerja sama AI dan digital pada 1 April 2026 di Seoul.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Telkomsel Salurkan 28 Ribu Bantuan, Dukung Ekonomi Warga (Warta Ekonomi · 12 menit lalu)Suzy Dikabarkan Beli Hunian Mewah di Gangnam, Harganya Capai Rp543 Miliar (Okezone · 12 menit lalu)Harum Pasar MICE di Kota Batik: Langkah Bluebird Melantai hingga 'Menyambung Napas' Kosti Solo (Tribunnews · 16 menit lalu)Pemkab Bekasi Dorong Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal | LPP RRI (RRI · 17 menit lalu)