‹ Kembali
Dunia

France’s protests, like Hong Kong’s in 2019, risk being defined by violence

Sumber: South China Morning Post · 2 jam lalu
Recap • TITIR
  • Demonstran tidak pernah menyangka teman mereka akan ditangkap, terluka, atau terlibat bentrokan dengan polisi.
  • Alasan kembali ke jalan bisa berubah ketika hal itu terjadi.
  • Mereka kembali bukan hanya karena tujuan awal, tetapi juga karena merasa teman diperlakukan tidak adil.
  • Kemarahan yang menjadi personal dapat mendorong protes ke siklus aksi dan reaksi yang berbahaya.
  • Risiko ini tengah dihadapi Prancis dalam protes mahasiswa.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

‘Identity crisis’: UK passes British Nationality Bill in 1981 – SCMP archive (South China Morning Post · 35 menit lalu)Nvidia's Huang says dealings with firm in US spy probe were 'normal': Report (Channel News Asia · 37 menit lalu)China expels a record number from Communist party amid Xi’s intensified purges of top officials (The Guardian · 39 menit lalu)Sam Wood makes fresh bail bid over domestic violence charges as court hears of ‘party lifestyle’ and alleged anger issues (The Guardian · 48 menit lalu)