Dunia
France’s protests, like Hong Kong’s in 2019, risk being defined by violence
South China Morning Post · 2 jam lalu
Sumber: South China Morning Post · 2 jam lalu
Recap • TITIR
- Demonstran tidak pernah menyangka teman mereka akan ditangkap, terluka, atau terlibat bentrokan dengan polisi.
- Alasan kembali ke jalan bisa berubah ketika hal itu terjadi.
- Mereka kembali bukan hanya karena tujuan awal, tetapi juga karena merasa teman diperlakukan tidak adil.
- Kemarahan yang menjadi personal dapat mendorong protes ke siklus aksi dan reaksi yang berbahaya.
- Risiko ini tengah dihadapi Prancis dalam protes mahasiswa.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.