‹ Kembali
Ekonomi

Dolar AS Nyaris Rp 18.200, Menperin Ungkap Dampaknya ke Industri

Sumber: Detik · 41 menit lalu
Recap • TITIR
  • Menperin Muhammad Sarmuji menyebut penguatan dolar AS terhadap rupiah yang mendekati Rp 18.200 berdampak positif dan negatif bagi industri dalam negeri.
  • Sarmuji menyatakan industri berorientasi ekspor diuntungkan karena memperoleh pendapatan rupiah lebih besar dengan harga barang yang sama.
  • Industri yang bergantung pada bahan baku impor tertekan karena berpotensi meningkatkan biaya produksi sehingga perlu langkah mitigasi.
  • Sarmuji berharap nilai tukar dolar AS lebih stabil agar industri mudah menyusun perencanaan dan memproyeksikan biaya produksi.
  • Pada Rabu (28/10), dolar AS diperdagangkan di level Rp 18.173, lalu Kamis ini melemah ke level Rp 18.137.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Masyarakat Buru Produk Lokal di BSI International Expo 2026 (Republika · baru saja)Bantah Narasi Indonesia Gelap, Hashim Ungkap Bukti Ekonomi RI Kuat (Okezone · 11 menit lalu)Hashim Sebut APBN Bisa Surplus Rp 900 T, Begini Hitungannya (Detik · 12 menit lalu)Bank Indonesia Perkuat Akses Ekspor Kopi dan Kakao ke Pasar Jepang Melalui IHoB Osaka (Republika · 12 menit lalu)