‹ Kembali
Nasional

Banyak Teror, Australia Mau Beri Anggota Parlemen Panic Button

Sumber: CNN Indonesia · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mempertimbangkan pemasangan tombol panik di kantor anggota parlemen untuk meningkatkan keamanan.
  • Rencana ini muncul setelah anggota parlemen independen Helen Haines diserang hingga harus menjalani amputasi kedua kakinya.
  • Albanese menyatakan politisi telah terlalu lama menghadapi lingkungan kerja yang dipenuhi ancaman terhadap anggota dan staf.
  • Menteri Dalam Negeri Tony Burke mengatakan pemerintah juga mempertimbangkan pengaturan keamanan di tempat pemungutan suara.
  • Senator independen Fatima Payman mengkritik minimnya dukungan staf dan mengaitkannya dengan serangan terhadap Haines.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Rayakan Sumpah Pemuda, PPN Ajak Pemuda Sportif dan Jaga Persatuan (Sindonews · baru saja)Siapa Mao Zedong yang Bikin Mbappe Blunder dan Dihujat Publik China? (CNN Indonesia · 3 menit lalu)Apakah Bayi Butuh Visa untuk Traveling ke Luar Negeri? Ini Aturannya (CNN Indonesia · 4 menit lalu)Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, 19 Orang Ditangkap (Okezone · 6 menit lalu)