‹ Kembali
Nasional

Bahaya Racun Karbon Monoksida Karhutla, Saturasi Oksigen Normal Belum Tentu Bebas Risiko Keracunan

Sumber: Tribunnews · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Gas karbon monoksida dari asap karhutla tak berwarna, tak berbau, dan dapat memicu kematian.
  • Alat oximeter jari menunjukkan saturasi oksigen normal meski pasien keracunan gas CO.
  • Masker N95 hanya menyaring debu halus, bukan gas beracun seperti karbon monoksida.
  • Asap karhutla mengandung PM2.5, karbon monoksida, dan polutan lain yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Kebakaran hutan dan lahan mencapai 202.004 hektare Januari–Juli 2026, menyebar ke wilayah jauh dari titik api.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Orang Utan Ditemukan di Area Bekas Karhutla Kalteng, Alami Hernia di Perut (Detik · 7 menit lalu)Peserta Wirasena ikrarkan aksi nyata di daerah pada Sumpah Pemuda (Antara · 8 menit lalu)Kecelakaan Beruntun di Jombang, Bus Ngebut di Jalur Berlawanan Tabrak Truk Sapi lalu Kabur (iNews · 18 menit lalu)JEC Eye Hospitals and Clinics-Syafana Islamic School Gelar Pemeriksaan Mata Gratis (Sindonews · 20 menit lalu)