Teknologi
Meraih Manis dan Asin dari Tambak Garam
Media Indonesia · 1 jam lalu
Sumber: Media Indonesia · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Petambak garam Ismail Marzuki (39) menyimpan 765 karung garam 50 kg di gudang bambu, menunggu harga naik.
- Tengkulak hanya menghargai garam Rp550 per kilogram, jauh turun dari harga awal panen Rp1.600 per kilogram.
- Ismail sudah menjual 20 ton garam dan modal produksi sekitar Rp20 juta telah kembali.
- Petambak memilih panen 4-5 hari agar cepat dapat uang, meski kualitas garam lebih baik bila dikeringkan hingga 15 hari.
- Kultur hajatan dan kebutuhan hidup harian membuat petambak panen hampir setiap hari dan bergantung pada tengkulak.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.