‹ Kembali
Ekonomi

Kredit BMRI dan Masuknya Haji Isam ke BYAN, Menelusuri Jejak Aset Low Tuck Kwong

Sumber: Katadata · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • BMRI memberikan fasilitas kredit plafon Rp 40 triliun kepada PT Jhonlin Baratama.
  • Fasilitas kredit telah digunakan sebesar Rp 17 triliun untuk capex dan pembiayaan usaha batu bara.
  • Kredit tersebut tidak digunakan untuk aktivitas perdagangan saham, tetapi untuk pengembangan usaha.
  • Aset jaminan mencakup saham JARR dan PGUN dengan rasio cakupan lebih dari 150%.
  • PT Jhonlin Baratama membeli 30,25% saham BYAN pada Oktober 2026.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Kurs rupiah pada Rabu pagi melemah jadi Rp18.174 per dolar AS (Antara · 4 menit lalu)IHSG Turun 1,03 Persen ke 5.211 Pagi Ini, 357 Saham Merah (CNN Indonesia · 4 menit lalu)Alcaraz Awali Perburuan Gelar di Wina dengan Kemenangan Sengit | LPP RRI (RRI · 5 menit lalu)Daftar Harga BBM 28 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo (Okezone · 8 menit lalu)