‹ Kembali
Daerah

Petani di Aceh Tamiang panen padi secara manual di tengah banjir

Sumber: Antara · 45 menit lalu
Recap • TITIR
  • Petani di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, terpaksa memanen padi secara manual menggunakan sabit di tengah genangan air.
  • Sawah terendam sejak tanggul sungai di Desa Marlempang jebol dan airnya mencapai permukiman serta kawasan pertanian.
  • Padi yang terlalu lama terendam membuat batang membusuk dan bulir berguguran, sehingga petani memanen bertahap pada hari kesembilan.
  • Petani memakai perahu karet atau perahu terpal karena mesin combine tidak dapat beroperasi, dan kesulitan tenaga kerja memperlambat panen.
  • Petani beralih ke sistem bagi hasil 50 persen karena biaya panen normal Rp150 ribu per rantai tidak lagi terjangkau.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

10 Provinsi yang Jadi Raja Jengkol di Indonesia! (CNBC Indonesia · 26 menit lalu)Pemkab Klaten Dorong Peran Santri Wujudkan Indonesia Emas (CNN Indonesia · 30 menit lalu)Guguran Lava Ile Lewotolok Meluncur 300–500 Meter ke Tenggara dan Selatan, Status Waspada (Media Indonesia · 33 menit lalu)Pramono Larang ASN Telat Rapat, Terlambat 1 Menit Tak Boleh Ikut (Detik · 41 menit lalu)