Hiburan
Bali ‘Disulap’ Jadi Malaya 1948 untuk syuting film The Ghost and the Gun
Republika · 23 menit lalu
Sumber: Republika · 23 menit lalu
Recap • TITIR
- Film The Ghost and the Gun menghadirkan latar Malaya 1948 melalui set yang dibangun di Bali.
- Sutradara Anshul Tiwari menggarap film drama aksi sejarah berlatar setelah Perang Dunia II.
- Seluruh produksi dan pengambilan gambar dilakukan di Bali dengan kru teknis Indonesia dan kolaborator sejumlah negara.
- CEO Viking Sunset Studios Bo Holmgreen menyebut sekitar 70 persen film berlatar hutan.
- Sebanyak 14 set dibangun dalam radius dekat studio di Tabanan, Bali.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.