Ekonomi
Pemerintah Lindungi Batik dari Serbuan Produk Impor
Media Indonesia · 23 menit lalu
Sumber: Media Indonesia · 23 menit lalu
Recap • TITIR
- Menteri Kebudayaan Fadly Zon menyebut batik memiliki potensi ekonomi besar karena banyak diminati masyarakat dalam dan luar negeri.
- Serapan batik dalam negeri tinggi seiring jumlah penduduk mencapai 290 juta jiwa, sementara warga Eropa dan Afrika menyukai batik tulis.
- Ketua Parlemen Zimbabwe meminta dibuatkan lima batik memakai surat resmi berlogo parlemen.
- Fadly mengingatkan ancaman gempuran impor batik cetak dan pemerintah berupaya melindungi ekosistem batik lokal.
- Jambore Batik Jawa Barat 2026 diharapkan meregenerasi pengrajin dan memperluas jejaring untuk meningkatkan nilai ekonomi batik.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.