Nasional
Ombudsman: Karakteristik masalah distribusi BBM berbeda antardaerah
Antara · 17 menit lalu
Sumber: Antara · 17 menit lalu
Recap • TITIR
- Ombudsman RI menyatakan distribusi BBM punya karakteristik berbeda antardaerah sehingga perlu evaluasi pasokan, penyaluran, dan kuota.
- Temuan sementara pengawasan 17-18 Oktober 2026 dihimpun dari 34 Kantor Perwakilan Ombudsman RI di daerah.
- Faktor antrean BBM terbanyak meliputi migrasi penggunaan karena selisih harga, hambatan distribusi, dan lonjakan permintaan.
- Ombudsman memanggil Kementerian ESDM, PT Pertamina, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas di Jakarta pada Selasa (20/10).
- Kekosongan stok SPBU ditemukan di enam provinsi, terbanyak di Lampung dan Kalimantan Selatan, sedangkan antrean panjang tersebar di 17 provinsi.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.