Teknologi
Di Mana Batas Terakhir Bumi dan Antariksa? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Media Indonesia · 1 jam lalu
Sumber: Media Indonesia · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Garis Kármán pada ketinggian 100 kilometer di atas permukaan laut menjadi patokan paling dikenal untuk menandai awal antariksa.
- Garis ini digunakan Fédération Aéronautique Internationale (FAI) sebagai acuan membedakan penerbangan atmosfer dan aktivitas antariksa.
- Sejumlah lembaga Amerika Serikat juga menggunakan ketinggian sekitar 80 kilometer untuk keperluan tertentu.
- Menurut NASA, termosfer membentang pada kisaran 80 hingga 700 kilometer dan eksosfer pada 700 hingga 10.000 kilometer.
- Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) mengorbit pada ketinggian sekitar 400 kilometer dan masih mengalami hambatan dari sisa atmosfer.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.