Teknologi
Tembus Batas Budaya, Aktor Indonesia dan Bali Dituntut Kuasai Dialek Pahang di Film Sejarah The Ghost and the Gun
Media Indonesia · 29 menit lalu
Sumber: Media Indonesia · 29 menit lalu
Recap • TITIR
- Film The Ghost and the Gun menghadirkan tantangan akting mendalam bagi para pemeran asal Indonesia dan Bali.
- Para aktor Indonesia dituntut mahir berdialek khas Provinsi Pahang, Malaysia, demi menjaga otentisitas latar sejarah tahun 1948.
- Film garapan sutradara Anshul Tiwari ini siap tayang di bioskop CGV mulai 23 Oktober 2026.
- Hazman Al Idrus mengapresiasi aktor Indonesia seperti Asmara Abigail hingga talenta lokal Bali yang mampu menguasai dialek Pahang.
- Syuting dilakukan 100 persen di Bali dengan merekonstruksi set perkampungan dan kamp pertahanan era 1940-an.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.