Nasional
Studi Ungkap Obat ADHD Mampu Pangkas Risiko Kematian
Media Indonesia · 25 menit lalu
Sumber: Media Indonesia · 25 menit lalu
Recap • TITIR
- Penyandang ADHD memiliki risiko kematian 70% lebih tinggi dibandingkan populasi normal menurut ulasan ilmiah di JAMA Network Open.
- Studi menganalisis data lebih dari 15,9 juta partisipan lintas 19 studi global.
- Rutin mengonsumsi obat ADHD yang diresepkan tepat menurunkan risiko kematian hingga 25%.
- Dr. Claudia Aymerich menegaskan angka persentase tersebut adalah ukuran perbandingan kelompok, bukan prediksi umur mutlak.
- Peneliti menekankan perlunya akses diagnosis dini, penanganan terapeutik berkelanjutan, dan dukungan sosial bagi penyandang ADHD.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.