‹ Kembali
Nasional

Studi Ungkap Obat ADHD Mampu Pangkas Risiko Kematian

Sumber: Media Indonesia · 25 menit lalu
Recap • TITIR
  • Penyandang ADHD memiliki risiko kematian 70% lebih tinggi dibandingkan populasi normal menurut ulasan ilmiah di JAMA Network Open.
  • Studi menganalisis data lebih dari 15,9 juta partisipan lintas 19 studi global.
  • Rutin mengonsumsi obat ADHD yang diresepkan tepat menurunkan risiko kematian hingga 25%.
  • Dr. Claudia Aymerich menegaskan angka persentase tersebut adalah ukuran perbandingan kelompok, bukan prediksi umur mutlak.
  • Peneliti menekankan perlunya akses diagnosis dini, penanganan terapeutik berkelanjutan, dan dukungan sosial bagi penyandang ADHD.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Riyadh Diguncang 2 Ledakan, Sistem Peringatan Diaktifkan (CNN Indonesia · 2 menit lalu)PBB sangat khawatir Israel tingkatkan kekerasan di Tepi Barat (Antara · 6 menit lalu)Jadwal Semifinal French Open 2026: All Indonesian Final di Depan Mata, Malaysia Jadi Penghalang (Tribunnews · 11 menit lalu)Prancis Terbuka 2026: Rachel/Febi Amankan Tiket Semifinal, Fadia/Tiwi Tersingkir (Media Indonesia · 18 menit lalu)