Hukum
Prabowo buka sidang kabinet, soroti tantangan global
Antara · 34 menit lalu
Sumber: Antara · 34 menit lalu
Recap • TITIR
- Rupiah melemah 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp 18.046 per dolar AS pada Senin (19/10/2026).
- Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif rupiah hingga empat hari perdagangan berturut-turut.
- Gubernur BI Destry Damayanti menyebut situasi global yang diwarnai inflasi dan ketidakpastian suku bunga AS memengaruhi pergerakan rupiah.
- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan BI menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi swap, DNDF, NDF, dan insentif biaya hedging.
- Insentif biaya hedging sejak akhir Juni mendatangkan inflow sekitar US$8 miliar hingga US$9 miliar.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber asli di Antara ↗