‹ Kembali
Politik

Dua Tahun Prabowo-Gibran, DEEP Indonesia Soroti Kondisi Demokrasi

Sumber: RMOL · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Tahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran menunjukkan persoalan demokrasi yang memperkuat risiko kerusakan demokrasi.
  • Kesenjangan antara demokrasi prosedural dan substantif terlihat dalam pembahasan RUU TNI dan Polri yang tidak melibatkan masyarakat.
  • DPR berisiko melemah karena eksekutif dan legislatif membentuk kongsi jahat yang tidak berpihak pada rakyat.
  • Penegakan hukum dianggap tidak adil dan selektif, menggerus kepercayaan masyarakat terhadap negara.
  • Ruang sipil dan partisipasi publik menyempit, mengancam koreksi demokrasi yang penting.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber asli di RMOL ↗

BERITA TERKAIT

Pemkab Bangka Barat Gandeng ISB Atma Luhur Tingkatkan Kompetensi ASN (Republika · 35 menit lalu)Bangka Tengah Integrasikan Pembangunan Kependudukan ke Program OPD Demi SDM Berkualitas (Republika · 1 jam lalu)Konferensi Perairan Internasional ke-11 di Bali, Menteri LH Serukan Tobat Ekologis (iNews · 1 jam lalu)Rangkuman Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Sejumlah Daerah, Jakarta, Yogyakarta, hingga Bandung (Tribunnews · 1 jam lalu)