Politik
Iran Makin Percaya Diri Hadapi Trump, Kekalahan Partai Republik Jadi Senjata Politik Teheran
Warta Ekonomi · 1 jam lalu
Sumber: Warta Ekonomi · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Iran semakin percaya diri menghadapi AS setelah Partai Republik pimpinan Trump kalah dalam pemilu paruh waktu.
- Kelompok garis keras Iran mendesak pemerintah tidak terburu-buru menyepakati perdamaian dengan AS.
- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei pada Rabu (4/11/2026) memperingatkan agar tidak menyerah pada tekanan AS.
- Trump mengakui perang dengan Iran berkontribusi terhadap kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu.
- Iran mengajukan tujuh persyaratan sebelum membuka kembali Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pencabutan sanksi.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.