Dunia
‘There could be anarchy’: Bangladesh’s garment unrest threatens economic disaster
South China Morning Post · 46 menit lalu
Sumber: South China Morning Post · 46 menit lalu
Recap • TITIR
- Pekerja pakaian Bangladesh menuntut gaji lebih dari dua kali lipat dan menghentikan produksi pabrik pemasok H&M, Zara, dan Walmart.
- Bangladesh adalah penghasil pakaian terbesar kedua dunia setelah Tiongkok.
- Puluhan ribu pekerja berjalan melalui Dhaka serta kota industri Gazipur, Ashulia, dan Narayanganj dalam beberapa hari terakhir.
- Aksi protes berubah menjadi kekerasan di beberapa pusat dengan pabrik dihancurkan dan jalan rusak.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.