Ekonomi
Ini 5 Saringan Lo Kheng Hong sebelum Membeli Saham untuk Jangka Panjang
Katadata · 35 menit lalu
Sumber: Katadata · 35 menit lalu
Recap • TITIR
- Lo Kheng Hong melewati lima krisis ekonomi Indonesia dengan tidak memiliki utang.
- Portofolio Lo anjlok hingga 85% saat Krisis Moneter 1998, namun ia tetap membeli saham saat harga jatuh.
- Lo memilih perusahaan dengan manajemen jujur, bidang usaha prospektif, laba besar dan tumbuh terus.
- Ia mempertimbangkan PER dan PBV rendah serta dividend yield hingga 14% untuk saham jangka panjang.
- Strategi ini diterapkan saat krisis 1998, 2008, dan pandemi 2020, serta saat ini.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.