Politik
Gelar FGD, Badan Pengkajian MPR Kaji Otonomi Daerah dan Demokrasi Lokal
Detik · 32 menit lalu
Sumber: Detik · 32 menit lalu
Recap • TITIR
- Badan Pengkajian MPR RI menggelar FGD di Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/11), membahas desentralisasi asimetris dan demokrasi lokal.
- Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI Dr Hindun Anisah menyebut kedua aspek itu terkait penyelenggaraan pemda dan kedaulatan rakyat lokal.
- Hindun menyoroti persoalan demokrasi lokal seperti biaya politik, politik uang, pengaruh modal, pragmatisme, dan polarisasi masyarakat.
- Prof Dr Emmy Latifah menyebut desentralisasi asimetris berlaku di Aceh, DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Papua dengan lima parameter.
- Prof Dr Agus Riwanto mengusulkan tiga model Pilkada asimetris: langsung, oleh DPRD, dan pengangkatan pemerintah pusat.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.