Dunia
Palantir harvests battlefield data that Ukraine pays for ‘with blood’
Al Jazeera · 1 jam lalu
Sumber: Al Jazeera · 1 jam lalu
Recap • TITIR
- Palantir, perusahaan AS, menggunakan data pertempuran Ukraina untuk melatih teknologinya.
- Data perang dari Kyiv disebut unik dan dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi kontroversial.
- Ukraina membayar penggunaan data tersebut dengan darah dalam pertempuran.
- Perusahaan AS itu memanfaatkan data perang untuk melatih teknologi kontroversialnya.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.