Ekonomi
Antrean BBM dan Risiko Pergeseran Konsumsi di Tengah Disparitas Harga
Republika · 35 menit lalu
Sumber: Republika · 35 menit lalu
Recap • TITIR
- Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU masih menjadi perhatian publik, termasuk di Bali dan beberapa daerah lainnya.
- Keterlambatan kapal pengangkut BBM dari Jawa sempat menurunkan cadangan di Bali sekitar tiga hingga empat hari.
- Pengamat energi Ali Ahmudi Achyak menilai antrean BBM perlu dilihat dari perubahan permintaan dan kemampuan distribusi.
- Selisih harga BBM subsidi dan nonsubsidi berpotensi mendorong konsumen beralih dari Pertamax ke Pertalite.
- Praktisi migas Hadi Ismoyo menilai disparitas harga terlalu tinggi rawan penyelewengan dan migrasi konsumsi ke BBM subsidi.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Ikuti berita pentingKami kabari hanya kalau isunya benar-benar ramai.