Masyarakat Mengeluh tak Merasakan Efek Pertumbuhan Ekonomi, Ini Penjelasan BPS
Republika · 22 menit lalu
Sumber: Republika · 22 menit lalu
Recap • TITIR
BPS menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,47 persen pada kuartal III 2026 belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.
Deputi BPS Moh Edy Mahmud menyatakan angka pertumbuhan itu merupakan gambaran kondisi perekonomian secara agregat.
Edy menjelaskan struktur ekonomi Indonesia terdiri dari 17 kategori lapangan usaha dan 52 subkategori dengan kecepatan pertumbuhan berbeda.
Masyarakat di sektor dengan pertumbuhan lebih rendah berpotensi tidak merasakan peningkatan ekonomi seperti kelompok di sektor tumbuh tinggi.
Edy menyebut keluhan di media sosial menggambarkan kondisi kelompok atau wilayah tertentu, sementara data BPS mencerminkan kondisi Indonesia keseluruhan.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.