‹ Kembali
Ekonomi

Membentengi nadi kota dari pencurian

Sumber: Antara · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Pencurian fasilitas umum di Surabaya menyasar kursi taman, kabel lampu, pot tanaman, gerobak sampah, hingga perangkat penghubung lampu lalu lintas.
  • Hilangnya perangkat penghubung lampu lalu lintas di Jalan Mayjen Sungkono pada 2 November 2026 memutus koneksi ke Surabaya Intelligent Transport System (SITS) di Bratang.
  • Dinas Perhubungan tidak dapat memantau kepadatan kendaraan secara waktu nyata untuk menyesuaikan durasi lampu hijau.
  • DLH Surabaya mencatat lebih dari 800 taman, termasuk 47 taman aktif, dengan sekitar 220 titik kursi besi berharga lebih dari Rp3 juta per kursi.
  • Pencurian fasilitas umum perlu dilihat sebagai persoalan tata kelola kota, bukan semata-mata tindak kriminal.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

Kelas Menengah RI Susut 10 Juta, Ini Biang Keroknya (CNBC Indonesia · 6 menit lalu)Mark Zuckerberg Pilih Tidak Wariskan Harta Rp 3.000 Triliun ke Anak Kandung, Alasannya Bikin Melongo (Warta Ekonomi · 11 menit lalu)Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Melonjak Semua (CNBC Indonesia · 12 menit lalu)Menteri Ini Ditemukan Tewas di Hotel, Penyebabnya Masih Misterius (Sindonews · 16 menit lalu)