Dirut PGEO Bicara Kondisi Perusahaan Saat Saham Turun Tajam
Detik · 1 jam lalu
Sumber: Detik · 1 jam lalu
Recap • TITIR
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani memastikan koreksi saham imbas pengumuman MSCI tidak berdampak pada fundamental perusahaan.
Ahmad menyebut aksi jual investor asing mencapai Rp 94,87 triliun dari awal tahun dan IHSG terkoreksi dari 8.647 ke 5.439.
Saham PGE terkoreksi sekitar 8,89% sejak akhir 2025, namun Ahmad menegaskan hal itu tidak berdampak pada fundamental dan rencana pertumbuhan PGE.
Produksi listrik panas bumi Januari-September 2026 sebesar 4.114 GWh, naik 9,79% dan mencapai 108,22% dari target 3.801 GWh.
PGE membukukan pendapatan US$ 352 juta, laba bersih US$ 126 juta, dan EBITDA US$ 287 juta hingga September 2026.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.