‹ Kembali
Dunia

Asean wants a single digital economy. Will different state laws hobble its goal?

Sumber: South China Morning Post · 1 jam lalu
Recap • TITIR
  • Negara-negara Asia Tenggara berupaya mempermudah bisnis dan konsumen beroperasi lintas batas dalam ekonomi digital.
  • Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital ASEAN (DEFA) diperkirakan ditandatangani pada Pertemuan ASEAN di Manila bulan November.
  • DEFA bertujuan memperbaiki kecocokan antara aturan dan sistem yang mengatur ekonomi digital.
  • Pencapaian tujuan bergantung pada sejauh mana pemerintah menyelaraskan undang-undang domestik mereka.
  • Analis menyebut penyelarasan hukum domestik di bawah perjanjian menjadi penentu.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.
Baca sumber

BERITA TERKAIT

South Korean publishers raise alarm over bulk book buys linked to AI training (South China Morning Post · 1 jam lalu)China, Russia Signal Resilient Ties Amid US Moves (Bloomberg · 1 jam lalu)Canadian publisher drops Thelyson Orelien, says he used AI to write novel (South China Morning Post · 1 jam lalu)BlackRock's Saigal on Bond Markets, Strategy (Bloomberg · 1 jam lalu)