Dua tahun Prabowo, Ditjen Pesantren lahir untuk perkuat tata kelola
Antara · 2 jam lalu
Sumber: Antara · 2 jam lalu
Recap • TITIR
Kementerian Agama menyebut lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dan kualitas pendidikan pesantren.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan pembentukan Ditjen Pesantren merupakan realisasi usulan yang diperjuangkan bertahun-tahun, dengan persetujuan Presiden Prabowo Subianto dan dukungan DPR.
Nasaruddin menepis anggapan pesantren hanya berorientasi ilmu agama, menyebut lulusan madrasah kini berprestasi di sains, teknologi, robotika, olahraga, dan seni.
Kementerian Agama melibatkan Majelis Masyayikh berisi tokoh senior pesantren untuk memperkuat transparansi dan pengawasan tata kelola pesantren.
Langkah itu penting mencegah terulangnya kasus yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pesantren, termasuk dugaan pelecehan dan persoalan perlindungan santri.
Recap singkat dari artikel aslinya. Bisa aja kurang pas — baca sumber aslinya buat versi lengkap.